Woensdag 22 Mei 2013

PENEMUAN PERMEN KARET


langsung aja nih agasak

i.... Agasaki pasti pada suka permen karet kan??? Nah sekarang gua bakal bagi pengetahuan seputar Permen karet buat agasaki  semua…
Penduduk asli Semenanjung Yukatan di Meksiko adalah orang pertama yg mengunyah karet. Yg mereka kunyah pd waktu itu adalah karet tanpa rasa, yakni cikili, getah putih pohon sapodila yg dididihkan dan dikeraskan. Kelak kebiasaan ini meluas ke Amerika Serikat. Di sana orang sudah mengunyah karet sejak tahun 1864. Kini, dengan tambahan rasa dan aroma, permen karet disukai orang di seluruh dunia.
Orang Indian Meksiko sedang membuat permen karet

Bagaimana Karet Menjadi Enak?
Permen karet sudah ada sejak zaman nenek moyang kita. Hal ini terbukti dari hasil penggalian para pakar arkeologis yang menemukan bekas gigitan pada benda apa saja yang dapat dikunyah oleh nenek moyang kita. Manusia memang memiliki kemampuan dalam mengunyah. Getah pohon, tulang rawan, penghapus pensil, atau apapun itu yang penting dapat dikunyah telah menjadi korban kunyahan kita  karena kita memang suka mengunyah. Mengunyah membuat kita merasa santai, membantu kita mencerna makanan, menenangkan saraf, dan dapat mencegah mabuk laut.

Permen karet yang dibungkus pertama kali diperkenalkan tahun 1848. Permen karet ini terbuat dari getah sejenis pohon cemara, Sesuatu yang suka digigit-gigit oleh penduduk asli Amerika sejak berabad-abad yang lalu. John Curtis dan adiknya mengolah permen karet ini dan menyebutnya State of Maine Pure Spruce Gum. Walaupun rasanya pahit, tetapi tetap saja laku karena harganya yang sangat murah. Kemudian Curtis memberikan rasa parafin.
Untuk seterusnya, pembuatan permen karet ini semakin berkembang. Tahun 1871, Thomas Adams menerima hak paten untuk memproduksi mesin pembuat permen karet. Tahun 1890-an, William Wrigley Jr. bereaksi dengan penemuan awalnya, Wrigley’s Juice Fruit and Spearmint dan pertama kali diluncurkan pada tahun 1893. Tahun 1906, Frank Fleer menciptakan bubblegum, walaupun permen karet ini masih sangat basah dan dengan mudah keluar begitu saja dari mulut saat dikunyah. Tahun 1928, akuntan perusahaan, Walter Diemers terus memperbaharui resep dan akhirnya menemukan resep yang tepat.
Getah cikili berbau sangat tidak enak. Seorang Amerika bernama Thomas Adams menghilangkan bau itu dan menjual karet berupa bulatan kecil bersalut gula. Sesudah itu, ia menjual Ciklet Adams, yakni permen karet pipih yg dilapisi gula keras.
John Colgan menambahkan aroma yg enak pd permen karet dan menjualnya dlm bentuk segi empat pipih, seperti lazimnya sekarang.

0 opmerkings:

Plaas 'n opmerking