Woensdag 22 Mei 2013

Lingkaran Besi Indah di Jari Manis



Kali ini gua  bakal berbagi informasi mengenai Sejarah Asal Usul Cincin Pernikahan (Origin of Wedding Ring) buat agasaki yg lagi stay d dunia maya nich.. Simbol pernikahan yang berupa cincin itu emang udah jadi trend dan gaya di hampir semua belahan bumi termasuk di Indonesia, agasaki. Kebiasaan melingkarkan emas dijari manispun mempunyai maksud tersendiri yaitu Warna emas merupakan simbol cinta yang tak lekang dimakan waktu, abadi dan suci. Bersatunya dua sejoli yang akan terikat tanpa unjung disimbolkan dari perhiasan yang berbentuk cincin yang melingkar di jari manis.

Asal Mula Cincin Pernikahan :
Dalam sebuah buku yang berjudul Wedding Inspiration digambarkan bahwa Sejarah Asal Usul Cincin Pernikahan (Origin of Wedding Ring) berasal sejak zaman manusia masih tinggal di dalam gua lho agasaki. Konon ceritanya pada zaman tersebut para pria melingkarkan jalinan perhiasan baik berupa rumput, tulang dan gading pada bagian tubuh sang istri. Kebiasaan tersebut dipercaya mampu memberikan kesehatan dan dapat mengikat roh baik dan mengusir roh jahat.
Kebiasaan melingkari bagian tubuh dengan perhiasan juga dikenakan oleh bangsa mesir setelah manusia gua dan diteruskan oleh bangsa Yahudi yang menggunakan cincin yang dilingkarkan di jari sebagai cincin pernikahan.
Archduke Maximillian yang berasal dari Austria juga memakai cincin emas dengan campuran berlian sebagai tanda suatu hubungan yang terikat dengan Mary of Burgundy pada tahun 1477 dan menjadi populer untuk calon pasangan pengantin hingga berkembang sampai saat ini.

Jadi cincin itu dianggap sebagai perlambang symbol cinta yang tak berujung lho…
Naaah…. Apa sekarang agasaki mulai mempertimbangkan untuk memberi hadiah sebuah  cincin kepada seseorang??????
Selamat mencoba Agasaki….! ^_^

0 opmerkings:

Plaas 'n opmerking